\documentclass[12pt,a4paper]{report} \usepackage[utf8]{inputenc} \usepackage[T1]{fontenc} \usepackage[indonesian]{babel} \usepackage[a4paper,margin=2.8cm]{geometry} \usepackage{graphicx} \usepackage{float} \usepackage{array} \usepackage{booktabs} \usepackage{longtable} \usepackage{hyperref} \usepackage{xcolor} \usepackage{listings} \usepackage[most]{tcolorbox} \usepackage{enumitem} \usepackage{titlesec} \usepackage{setspace} \hypersetup{ colorlinks=true, linkcolor=blue!60!black, urlcolor=blue!60!black, pdftitle={Laporan Proyek Minmon Homelab}, pdfauthor={[Nama Mahasiswa]} } \onehalfspacing \setlist[itemize]{noitemsep, topsep=4pt} \setlist[enumerate]{noitemsep, topsep=4pt} \renewcommand{\chaptername}{BAB} \titleformat{\chapter}[display] {\bfseries\Large} {\chaptername\ \thechapter} {0.5em} {\Large} \definecolor{codebg}{RGB}{248,248,248} \definecolor{bordergray}{RGB}{210,210,210} \definecolor{titleblue}{RGB}{25,66,122} \lstdefinestyle{minmoncode}{ backgroundcolor=\color{codebg}, basicstyle=\ttfamily\small, breaklines=true, frame=single, rulecolor=\color{bordergray}, showstringspaces=false, tabsize=2, keywordstyle=\color{blue!60!black}\bfseries, commentstyle=\color{green!40!black}, stringstyle=\color{red!50!black} } \newcommand{\uipath}[1]{\texttt{#1}} \newcommand{\uibutton}[1]{\textbf{#1}} \newtcolorbox{infobox}[1][]{ colback=blue!3, colframe=titleblue, boxrule=0.6pt, arc=0pt, left=8pt, right=8pt, top=8pt, bottom=8pt, #1 } \newtcolorbox{warningbox}[1][]{ colback=yellow!8, colframe=orange!70!black, boxrule=0.6pt, arc=0pt, left=8pt, right=8pt, top=8pt, bottom=8pt, #1 } \newcommand{\placeholderfigure}[2]{ \begin{figure}[H] \centering \fbox{\parbox[c][6cm][c]{0.82\textwidth}{\centering\textit{Placeholder gambar/diagram}\\[0.5em]#1}} \caption{#2} \end{figure} } \begin{document} \begin{titlepage} \centering {\Large \textbf{LAPORAN PROYEK DAN MANUAL BOOK}}\\[1.2cm] {\Huge \textbf{MINMON}}\\[0.4cm] {\Large Dashboard Inventaris dan Monitoring Homelab Berbasis Web}\\[1.2cm] \begin{infobox}[width=0.9\textwidth] \textbf{Nama Mahasiswa} : [Isi Nama Anda]\\ \textbf{NIM} : [Isi NIM Anda]\\ \textbf{Program Studi} : [Isi Program Studi]\\ \textbf{Mata Kuliah} : [Isi Mata Kuliah]\\ \textbf{Dosen Pengampu} : [Isi Nama Dosen]\\ \textbf{Institusi} : [Isi Nama Universitas / Sekolah]\\ \textbf{Tahun Akademik} : [Isi Tahun Akademik] \end{infobox} \vfill {\large Dokumen ini disusun untuk mendeskripsikan proyek \textit{Minmon} yang digunakan untuk mendata dan memonitor inventaris homelab, khususnya lingkungan kecil yang umumnya terdiri dari 2 server utama dengan banyak service dan domain terkait.}\\[1cm] {\large \today} \end{titlepage} \tableofcontents \clearpage \chapter{Pendahuluan} \section{Latar Belakang} Homelab modern tidak lagi hanya berisi satu mesin dengan satu layanan. Dalam praktiknya, satu homelab kecil dapat terdiri dari beberapa server, banyak service seperti reverse proxy, dashboard, media server, database, automation tools, serta sejumlah domain atau subdomain yang harus diarahkan ke alamat IP yang benar. Ketika jumlah aset ini bertambah, pencatatan manual menjadi sulit dipelihara karena data server, service, domain, dan catatan operasional tersebar di berbagai tempat. Minmon dikembangkan sebagai dashboard inventaris dan monitoring ringan berbasis web untuk membantu pemilik homelab mengelola aset tersebut dalam satu aplikasi terpusat. Aplikasi ini tidak ditujukan untuk deployment automation, melainkan untuk kebutuhan dokumentasi, inventaris, relasi data, dan validasi DNS sederhana. Dalam konteks penggunaan pribadi, proyek ini cocok untuk skenario homelab yang biasanya terdiri dari 2 server utama dengan banyak service dan domain yang perlu dicatat serta dipantau. Implementasi saat ini menyediakan autentikasi admin, dashboard ringkasan, CRUD untuk server, service, domain, dan note, serta fitur pemeriksaan DNS A record. Selain itu, relasi antar entitas juga sudah diterapkan melalui select input agar pengguna tidak perlu memasukkan ID relasi secara manual. Dengan demikian, Minmon dapat berfungsi sebagai pusat data operasional homelab yang lebih rapi, konsisten, dan mudah diperluas. \section{Tujuan} Tujuan dari pengembangan proyek ini adalah sebagai berikut: \begin{itemize} \item Membangun aplikasi web yang dapat digunakan untuk mengelola inventaris homelab secara terstruktur. \item Menyediakan fitur CRUD untuk data server, service, domain, dan note dalam satu dashboard terproteksi. \item Menyediakan pemeriksaan DNS sederhana untuk memverifikasi apakah domain mengarah ke IP server yang diharapkan. \item Mempermudah dokumentasi relasi data, misalnya service yang berjalan pada server tertentu dan note yang melekat pada server tertentu. \item Menjadi contoh implementasi full-stack berbasis React, tRPC, Drizzle ORM, PostgreSQL, dan better-auth. \end{itemize} \section{Manfaat} Manfaat dari proyek ini antara lain: \begin{itemize} \item Membantu pemilik homelab mendokumentasikan server, service, domain, dan note dalam satu tempat. \item Mengurangi kesalahan input relasi data karena pilihan parent-child dibuat melalui select input. \item Memudahkan pengecekan domain melalui fitur DNS check berbasis A record / IPv4. \item Memberikan gambaran ringkas kondisi homelab melalui dashboard summary. \item Menjadi bahan laporan akademik dan contoh produk perangkat lunak yang benar-benar dapat dipakai. \end{itemize} \chapter{Metode Pengembangan} \section{Tahap Pengembangan} Tahap pengembangan proyek Minmon dapat dijelaskan secara ringkas sebagai berikut: \begin{enumerate} \item \textbf{Identifikasi kebutuhan}\\ Menentukan kebutuhan utama untuk inventaris homelab, yaitu pengelolaan data server, service, domain, dan note, serta kebutuhan monitoring DNS sederhana. \item \textbf{Perancangan data dan relasi}\\ Menentukan entitas inti: \texttt{server}, \texttt{service}, \texttt{domain}, dan \texttt{note}. Setiap service terkait ke satu server, setiap domain terkait ke satu service, dan setiap note terkait ke satu server. \item \textbf{Perancangan backend}\\ Mengimplementasikan router tRPC untuk operasi list, detail, create, update, delete, serta ringkasan dashboard. Pemeriksaan DNS diimplementasikan sebagai mutation khusus pada domain. \item \textbf{Perancangan frontend}\\ Membangun halaman login, dashboard summary, halaman list, halaman create, dan halaman detail/edit untuk setiap entitas. Form relasi dibuat menggunakan select agar lebih aman dan mudah dipakai. \item \textbf{Integrasi dan validasi}\\ Menghubungkan frontend ke backend dengan TanStack Query dan tRPC client, lalu memastikan mutasi, invalidasi query, serta tampilan ringkasan berjalan dengan baik. \item \textbf{Pengujian dan penyempurnaan}\\ Melakukan typecheck, pengecekan alur CRUD, pengecekan DNS, perbaikan kestabilan urutan list, dan penyempurnaan interaksi UI seperti delete dua langkah dan trigger DNS dari status badge. \end{enumerate} \section{Identitas/Keunikan Produk} Minmon memiliki identitas produk sebagai dashboard inventaris dan monitoring ringan untuk homelab. Keunikan produk ini dibanding pencatatan manual biasa adalah sebagai berikut: \begin{itemize} \item Fokus pada skenario homelab kecil-menengah, misalnya 2 server dengan banyak service dan domain. \item Menggabungkan inventaris dan dokumentasi operasional dalam satu aplikasi. \item Menyediakan relasi data yang jelas antara server, service, domain, dan note. \item Memiliki DNS A-record checking yang terintegrasi langsung pada alur domain. \item Menampilkan note yang terkait langsung pada halaman detail server. \item Menggunakan autentikasi admin sehingga dashboard tidak dapat diakses tanpa sesi. \end{itemize} \begin{infobox}[title=Keunikan Praktis Produk] Untuk penggunaan pribadi, Minmon cocok sebagai pusat dokumentasi homelab yang tidak hanya menyimpan data inventaris, tetapi juga membantu memastikan domain masih mengarah ke IP yang benar dan memudahkan pelacakan note operasional pada setiap server. \end{infobox} \section{Diagram-diagram UML (use case, class, activity, state chart, sequence, collaboration)} Bagian ini dapat diisi dengan diagram UML final. Struktur dan isi diagram sebaiknya disesuaikan dengan implementasi saat ini. \subsection{Use Case Diagram} Use case utama dalam sistem ini meliputi: \begin{itemize} \item Admin sign in \item Admin mengakses dashboard summary \item Admin mengelola server \item Admin mengelola service \item Admin mengelola domain \item Admin menjalankan DNS check \item Admin mengelola note \item Admin melihat note pada detail server \item Admin sign out \end{itemize} \placeholderfigure{Tambahkan diagram use case hasil export UML Anda di sini.}{Use Case Diagram Minmon} \subsection{Class Diagram} Entitas utama pada sistem adalah: \begin{itemize} \item \textbf{Server}: id, name, primaryIpAddress, secondaryIpAddress, operatingSystem, location, provider, description, status, createdAt, updatedAt \item \textbf{Service}: id, serverId, name, type, internalPort, externalPort, protocol, status, description, createdAt, updatedAt \item \textbf{Domain}: id, serviceId, name, expectedServerIp, lastResolvedIp, lastResolvedIps, resolutionStatus, lastCheckedAt, remarks, lastCheckMessage, createdAt, updatedAt \item \textbf{Note}: id, serverId, title, content, category, createdAt, updatedAt \end{itemize} Hubungan utama: \begin{itemize} \item Server 1..* Service \item Server 1..* Note \item Service 1..* Domain \end{itemize} \placeholderfigure{Tambahkan diagram class hasil export UML Anda di sini.}{Class Diagram Minmon} \subsection{Activity Diagram} Activity diagram yang disarankan adalah alur \textit{Check DNS from Domain List}: \begin{enumerate} \item Admin membuka halaman domain list. \item Admin menekan badge status DNS. \item UI memanggil mutation \texttt{domains.check}. \item Backend melakukan resolve IPv4 A record. \item Backend membandingkan hasil resolve dengan \texttt{expectedServerIp}. \item Backend menyimpan hasil ke database. \item UI me-refresh data dan menampilkan status baru. \end{enumerate} \placeholderfigure{Tambahkan activity diagram di sini.}{Activity Diagram DNS Check} \subsection{State Chart Diagram} State chart yang disarankan adalah state untuk status DNS domain: \begin{itemize} \item UNRESOLVED \item MATCH \item MISMATCH \end{itemize} Transisi utama: \begin{itemize} \item DNS berhasil dan IP cocok $\rightarrow$ MATCH \item DNS berhasil tetapi IP tidak cocok $\rightarrow$ MISMATCH \item DNS gagal resolve $\rightarrow$ UNRESOLVED \end{itemize} \placeholderfigure{Tambahkan state chart diagram di sini.}{State Chart Domain DNS} \subsection{Sequence Diagram} Sequence diagram yang cocok untuk proyek ini adalah alur \textit{Create Domain and Check DNS}: \begin{itemize} \item Admin \item Web UI \item tRPC API \item Database \item DNS Resolver \end{itemize} \placeholderfigure{Tambahkan sequence diagram di sini.}{Sequence Diagram Create Domain and Check DNS} \subsection{Collaboration Diagram} Collaboration diagram dapat menunjukkan interaksi antara: \begin{itemize} \item Admin \item Dashboard UI \item better-auth client \item tRPC router \item Database \item DNS lookup module \end{itemize} \placeholderfigure{Tambahkan collaboration diagram di sini.}{Collaboration Diagram Minmon} \section{Potongan Code Fitur-Fitur Utama} Bagian ini menampilkan beberapa potongan kode yang mewakili fitur inti dari implementasi saat ini. \subsection{Redirect Root Berdasarkan Session} Potongan berikut menunjukkan bahwa route \uipath{/} akan mengarahkan pengguna ke \uipath{/dashboard} atau \uipath{/login} berdasarkan session yang didapat dari auth client. \begin{lstlisting}[style=minmoncode,language=TypeScript,caption={Root redirect berdasarkan session}] export const Route = createFileRoute("/")({ beforeLoad: async () => { const session = await authClient.getSession(); throw redirect({ to: session.data ? "/dashboard" : "/login", }); }, component: () => null, }); \end{lstlisting} \subsection{Ordering List yang Stabil} List utama pada CRUD saat ini diurutkan berdasarkan \texttt{createdAt DESC} lalu \texttt{id DESC} agar urutan tetap deterministik ketika data di-refresh. \begin{lstlisting}[style=minmoncode,language=TypeScript,caption={Stable ordering pada list router}] return db .select() .from(domain) .orderBy(desc(domain.createdAt), desc(domain.id)); \end{lstlisting} \subsection{Pemeriksaan DNS A Record} Pemeriksaan DNS dilakukan dengan resolve IPv4 A record dan membandingkannya dengan IP yang diharapkan. \begin{lstlisting}[style=minmoncode,language=TypeScript,caption={Logika DNS check}] export function checkDomainDns(target: DomainCheckTarget) { return Effect.match(resolveIpv4ARecords(target.name), { onSuccess: (resolvedIps: string[]): DomainCheckResult => ({ status: resolvedIps.includes(target.expectedServerIp) ? "MATCH" : "MISMATCH", resolvedIps, checkedAt: new Date(), message: null, }), onFailure: (error: Error): DomainCheckResult => ({ status: "UNRESOLVED", resolvedIps: [], checkedAt: new Date(), message: error.message, }), }); } \end{lstlisting} \subsection{Select Input untuk Relasi Data} Form relasi tidak lagi menggunakan input teks biasa untuk foreign key utama, tetapi menggunakan select agar lebih aman. \begin{lstlisting}[style=minmoncode,language=TypeScript,caption={Contoh select relasi note -> server}]